WASPADA! Kalau Ada yang Ngaku Petugas BC, Jual Barang Sitaan, itu PENIPU!

BATAMCLICK.COM:  Ramainya pelaku usaha jual beli melalui online yang digandrungi oleh para remaja, mahasiswa dan ibu rumah tangga, mewajibkan Kantor Pelayanan Bea dan Cukai Batam, lebih tanggap dan jemput bola dalam mengenalkan dan menjelaskan tugas dan fungsinya.

 

Bertempat di Aula Kampus Ibnu Sina, dialog interaktif bertema Mengenal Bea dan Cukai Lebih Dekat, Selasa (10/4/2018) malam digelar. Lebih dari 200 mahasiswa yang berasal dari berbagai universitas di Batam, hadir dalam program BC Goes to Campus tersebut. Mereka begitu antusias dan memberikan pertanyaan-pertanyaan seputar tata cara ekspor dan impor barang yang baik dan sesuai aturan, termasuk lelang barang hasil tangkapan atau sitaan.

 

Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi BC Batam, R Evi Suhartantyo yang didampingi Kepala Seksi Layanan Informasi, Frans I Depari, menjelaskan, kegiatan yang akan menjadi agenda tahunan ini, dimaksud untuk menjelaskan kepada mahasiswa, pelaku usaha ekspor/impor tentang tuga dan fungsi dari Bea dan Cukai.

 

“Sebagai lembaga negara yang memiliki tugas perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang pengawasan, penegakan hukum, pelayanan dan optimalisasi penerimaan negara di bidang kepabeanan dan cukai, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, kami harus memberikan informasi-informasi seputar hal tersebut kepada masyarakat, khususnya pelaku usaha,” ujar Evi.

 

Evi mengatakan Bea Cukai memegang prinsip Imposible Treenity yang artinya memfasilitasi industri dan perdagangan, melindungi masyarakat serta sebagai pengumpul pengiriman barang.

 

“Sehingga kami terus berupaya memberikan kemudahan-kemudahan bagi masyarakat,” jelasnya.

 

Salah satu kemudahan yang diberikan adalah dengan diluncurkannya Perijinan Online Kepabeanan oleh Presiden RI Joko Widodo.

 

“Kalau dulu, masyarakat haus datang ke Kantor BC untuk mendaftar agar mendapatkan izin impor atau ekspor barang, saat ini tak perlu lagi, cukup daftar melalui jaringan internet, perizinan pun akan dipermudah,” jelasnya.

 

Sementara itu, Frans I Depari menambahkan, kegiatan Goes to Campus ini juga dimanfaatkan oleh pihaknya untuk mensosialisasikan kepada masyarakat khususnya masyarakat kampus, tentang pengumuman-pengumuman dan kebijakan BC terkait barang sitaan.

 

“Akhir-akhir ini sering tersiar kabar, BC jual murah hape dan laptop tangkapan, itu berita hoax, BC tak pernah melakukan jual beli barang sitaan tanpa proses putusan pengadilan dan lelang. Apalagi dijualnya atau diumumkan melalui media sosial,” jelasnya.

 

Untuk itu Frans berharap masyarakat dapat lebih waspada dan jangan mudah percaya dengan orang-orang yang mengatasnamakan pegawai Bea dan Cukai.

 

“Sudah pasti bohong itu, jadi waspadalah, jangan mudah terpengaruh,” tutupnya.(elin)

Batam Click

PT. Batam Click One

Mungkin Anda juga menyukai