PK5 Bisa Hasilkan PAD hingga 50 Miliar

BATAMPRO.id – Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pedagang Kaki Lima (PK5) di Kota Batam masih dalam tahap pembahasan.

Munculnya usulan Perda ini merupakan inisiatif Anggota DPRD Kota Batam dari Fraksi PPP, Erizal untuk mendongkrak kondisi perekonomian Batam yang merosot dalam beberapa tahun terakhir.

 iklan

“Tujuan Perda itu supaya PK5 di Batam mendapat payung hukum, dan berkontribusi untuk PAD,” ujar Kurai, sapaan akrab Erizal, Minggu (8/4/2018).

Menurut Kurai, keberadaan PK5 di Batam sudah saatnya dikelola dengan baik guna bisa membangkitkan lesunya situasi ekonomi yang dirasakan masyarakat.

“Selain pelebaran jalan dan perbaikan infrastruktur, Pemko Batam juga harus memikirkan PK5 ini,” tegas Kurai menambahkan.

Surabaya contohnya, sambung Kurai, keberadaan para PK5 dan UMKM disana sangat didukung penuh oleh pemerintah daerahnya. Hal itu diketahuinya ketika Pansus PK5 Batam melakukan kunjungan kerja ke Kota Pahlawan tersebut beberapa waktu lalu.

“Disana Perda PK5 sudah ada, dan sangat didukung pemerintah setempat,” kata dia.

Ketua DPC PPP Batam ini juga berpendapat kalau PK5 tertata dengan baik, maka dalam setahun Pendapatan Asli Daerah (PAD) bisa mencapai Rp 50 miliar. Pendapatan itu dapat digunakan untuk mensejahterakan masyarakat.

Disinggung soal ketersediaan lahan buat PK5 ini nantinya, Kurai berkata bahwa mengenai hal itu sudah dibicarakan dengan Badan Pengusahaan (BP) Batam. Dia pun dengan yakin mengakui kalau BP Batam mau meminjam pakaikan sebuah lahan.

“Menyangkut lahan, BP Batam sudah menyetujuinya,” imbuh Kurai.

Namun untuk pengelolaannya, lanjut Kurai, nantinya akan diserahkan kepada pihak ketiga. Tapi, tentunya dengan memberlakukan harga sewa yang mampu dijangkau oleh para PK5.

“Kita harapkan pembahasannya selesai 3 bulan kedepan ini. Semoga Perda ini nantinya bermanfaat,” harapnya. (mik)