Tak ada Daerah Tertinggal di Karimun, Dana Desa Menurun

BATAMPRO.id – Bantuan Dana Desa (DD) dari pemerintah pusat untuk 42 Desa se Kabupaten Karimun ditahun 2018 ini mengalai pengurangan 400 juta. Pengurangan itu dinilai karena tidak ada lagi dana afirmasi, sehingga harus dipotong.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Suwedi mengatakan, DD untuk Kabupaten Karimun tahun 2018 ini sebesar Rp35.400.000.000, jumlah tersebut berkurang jika dibandingkan DD yang diterima pada tahun 2017 lalu sebesar Rp35.800.000.000.

“Memang secara kuantitas kita melihat angkanya turun, tapi kalau dilihat lagi tahun 2017 itu ada anggaran untuk afirmasi, tapi di 2018 ini tidak ada lagi. Dana afirmasi itu diperuntukkan bagi daerah tertinggal atau sangat miskin. Nah di Karimun tidak ada kategori itu, bahkan di Kepri pun tidak ada afirmasi, makanya ditiadakan lagi,” kata Suwedi.

Dengan kata lain menurut Suwedi, dari sisi jumlah yang diterima memang berkurang, namun dari segi aturan justru lebih bagus, karena tidak ada daerah sangat miskin. Sedangkan besaran dana afirmasi, tiga persen dari total dana yang diterima.

“Pengurangan yang terjadi memang Rp400 juta. Tapi dari masing-masing desa terjadi pengurangan berkisar Rp20 juta sampai Rp30 juta. Jumlah itu masih kecil. Tapi kalau ditotal ya, memang besar sampai Rp400 juta,” jelasnya.(gan)