GEGER! Warga Sei Panas Diteror Tuyul, Uang Mobil Raib

BATAMCLICK.COM:Warga RW 20 Perumahan Cipta Permata, Sungai Panas, Batam Kepulauan Riau, heboh, pasalnya sejak sebulan terakhir mereka diteror oleh tuyul. Mahluk halus yang kerap digambarkan anak kecil dengan kepala botak dan memiliki hobi mengambil uang orang.

Sedikitnya ada 20 warga setempat yang mengaku kehilangan uang dari tempat penyimpanan mereka.

 iklan

“Hilangnya tak sekaligus, tapi sedikit-sedikit, termasuk mantar RW kami, malamnya dia sudah sisihkan uang untuk membayar cicilan mobil, eh begitu sampai di bank, ternyata uangnya kurang selemar, pecahan 100 ribu, padahal di rumah tidak ada orang lain,” ungkap Darma, salah seorang perangkat RW 20 Perumahan Cipta Permata.

Kecurigaan warga terhadap adanya tuyul di lingkungan mereka berawal dari keluhan salah seorang ibu di warung. Ia menceritakan kalau kerap kehilangan uang belanja.

“Kadang hilang 50 ribu, kadang 20 ribu, tapi rutin setiap hari, makanya dia curiga,” cerita Darma.

Kabar tersebut pun menyebar, masing-masing warga memeriksa tempat persimpanan uang mereka masing-masing di rumah, ternyata benar, banyak sekali warga yang kehilangan uangnya tanpa ia sadari.

“Ada di dalam celengan, jelas-jelas dia bilang ada masukin uang seratus ribuan 4 lembar, begitu celengannya dibongkar, uang seratus ribuan itu sudah tak ada lagi selembar pun,” paparnya.

Atas keluhan itu, perangkat RT, RW berembuk dan mencoba mencari solusi untuk mengatasi teror yang diyakini dilakukan oleh tuyul ini.

“Kebetulan ada orang pintar di tempat kami itu, jadi kami cobalah nangkap tuyulnya,” sambung Darma.

Dari prosesi penerawangan dan penangkapan itu diketahui ada dua tuyul yang kerap mencuri uang di rumah warga.

“Kami pancinglah pakai ikan kecil-kecil ditaruh di ember, pas tuyulnya main-main, ditangkap sama orang pinar itu, tapi yang satu lagi kabur, jadi cuma ketangkap satu dan dimasukkan ke botol,” paparnya.

Darma mengaku tidak dapat melihat mahluk ghaib itu, tapi dari cerita salah seorang warga yang tubuhnya digunakan sebagai media transfer ritual, ia mengaku memang merasa adanya aura-aura mistik dan dapat melihat iar dalam ember yang berisi ikan kecil-kecil itu beriak kuat, seperti ada tangan yang mencelup-celup ke dalam air itu.

“Tunggu waktu yang pas, kami mau nangkap yang satunya lagi, biar kampung kami aman,” tutup Darma.(bosanto)