Nekad Nanam “Rumput Surga” Dua Petani Masuk Bui

BATAMCLICK.COM: Semangat bercocok taman yang diserukan oleh Bupati Karimun, H Aunur Rafiq ternyata mengena ke semua kalangan, tak ketinggalan Jh (37) dan Su (27), warga Desa Pangke Timur.

Dengan semangat 45, keduanya menerabas hutan untuk bercock tanam. Tapi sayang bukan padi atau buah-buahan yang mereka tanam, melainkan benih ganja. Alhasil kedua petani ini harus meringku di balik jeruji besi.

Pengungkapan kebuan ganja itu berawal dari laporan masyarakat ke Polres Karimun.

“Ada warga yang lapor, katanya ada warga Pangke yang nanam ganja di hutan,” ungkap Kasat Narkoba Polres Karimun, AKP RayendraArga Prayana, Jumat (6/4/2018) sore.

Menerima laporan itu, perwira balok tiga ini pun segera menginstruksikan anggotanya untuk menyisiri hutan yang dimaksud.

“Rabu tengah malam itu anggota obok-obok hutan di Pangke, ketemulah dengan Su, dia gugup saat didekati anggota,” papar Rayendra.

Dengan terbata-bata, Su mengaku hanya seorang penambang pasir dan menjaga pondok di tempat tersebut.

“Kita geledah pondoknya dan sekeliling pondok, ternyata memang benar ada bibit ganja, dan ada beberapa pohon ganja yang sudah hampir setengah meter tingginya,” jelas perwira ini.

Selain itu, polisi juga mendapati satu set alat penghisap sabu-sabu (bong) dan kertas untuk melinting ganja di pondok tersebut.

“Ia ngakunya hanya orang suruhan Jh. Kami akhirnya datang ke rumah Jh dan mengintrogasi, akhirnya Jh mengaku memang bersam Su menanam ganja itu,” paparnya.

Keduanya kini sedang menjalani proses pemeriksaan, dan Rayendra mengaku pihaknya akan kembali menyisiri hutan itu untuk mencar tahu, jika ada pohon-pohon ganja lainnya.(gan)

Batam Click

PT. Batam Click One

Mungkin Anda juga menyukai