Belum Diserahterimakan, Tangga Pelabuhan Sudah Ambruk

BATAMCLICK.COM: Tangga penghubung ponton di Pelabuhan di Pulau Buru Kecamatan Buru yang kerap disebut Pelabuhan SMP ambruk, sekitar pukul 06.15 WIB, Kamis (5/4/2018). Beruntung dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa.

Camat Buru, Helmi mengatakan, ambruknya tangga penghubung antara selasar dengan ponton tersebut disebabkan oleh sambungan las yang sudah karatan karena air laut. Sehingga patah dan ambruk kelaut.

“Saya sedang berada di Pulau Ungar karena tengah ikut MTQ Kabupaten. Tapi tadi sudah dapat laporan dari masyarakat dan sudah saya teruskan ke Bupati dan ke Dinas Perhubungan. Katanya secepatnya diperbaiki dan akan membawa crane untuk mengerjakannya,” ucap Helmi melalui ponselnya.

Kata Helmi, tangga sebagai penghubung pelabuhan tersebut sudah tidak dapat dimanfaatkan lagi dan harus dibuat tangga baru, karena kondisinya pun memang sudah karatan atau lapuk.

Ambruknya tangga penghubung tersebut masih menjadi tanggungjawab Dinas Perhubungan Kabupaten Karimun.

Karena sejak selesai dibangun  hingga saat ini belum diserahterima oleh Dinas Perhubungan kepada Kecamatan Buru.

“Posisi pelabuhan itu persis di depan SMPN 1 Buru, makanya masyarakat sering menyebut pelabuhan SMP. Ambruknya tangga pelabuhan ini tidak mengganggu aktifitas masyarakat untuk berpergian. Karena di Pulau Buru sendiri ada empat pelabuhan yang jaraknya saling berdekatan. Artinya masih ada tiga pelabuhan lagi yang bisa kita gunakan. Yakni Pelabuhan Buru, Pelabuhan Kandis dan Pelabuhan Pangkalan Balai,” jelasnya.(gan)

Batam Click

PT. Batam Click One

Mungkin Anda juga menyukai