Warga Padati Kantor BRI Nagoya

BATAMCLICK.COM: Hampir semua kantor cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang berada di Batam “Diserbu” oleh para nasabahnya.

Ribuan nasabah itu, sudah mulai datang ke kantor-kantor BRI sejak pagi hari, bahkan sebelum bank tersebut buka.

 iklan

Hal ini dikarenakan adanya pemblokiran sepihak oleh BRI atas sejumlah kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik nasabah-nasabahnya.

Pantauan di Kantor BRI cabang Nagoya, Kecamatan Lubuk Baja, Batam, pada Senin (26/3/2018) ratusan nasabah nampak memadati ruang tunggu gedung hingga mengular ke pintu keluar.

Kondisi ini sudah berlangsung sejak pagi, bahkan sebelum kantor Bank dibuka. Masyarakat nampak terus berdatangan untuk mengurus pemblokiran kartu ATM ini.

Hal serupa juga terlihat di kantor cabang BRI di Batam Centre, antrean nasabah yang mengurus masalah ini sudah mencapai seribu orang, sesuai dengan nomor antrian.

Niko, satu dari banyak nasabah yang berhasil ditemui di kantor cabang BRI di Batam Centre mengaku kaget dengan pemblokiran ini. Tidak ada pemberitahuan sebelumnya sehingga menyebabkan keperluan yang sejatinya akan dilaksanakan menjadi tertunda.

“Ada pesan, tapi pemberitahuan kalau itu sudah diblokir. Sementara itu dikirim subuh, mana bisa kita apa-apakan lagi,” kata Niko bersama dua temannya yang juga mengalami hal yang sama.

Terkait kedatangannya ini, Niko mengatakan kalau informasi yang ia terima bahwa nasabah hanya mengganti pin ATM dan bisa kembali menggunakannya. Namun demikian, kejadian ini sedikit banyak bisa menurunkan kepercayaan masyarakat, walaupun sebenarnya untuk keamanan nasabah.

Lebih jauh, Niko mengatakan pemblokiran ini tidak terjadi pada semua nasabah, temannya yang juga nasabah BRI tidak mengalami pemblokiran dan bisa bertransaksi melalui ATM.

“Kita tunggu ajalah, semoga tidak terjadi apa-apa dengan saldo kita, takutnya malah berkurang saldo,” kata Niko lagi.(bob)