Ratusan Prajurit TNI dapat Kuliah dari Tiga Pentolan TNI

BATAMPRO.id – “Netralisme bukan berarti diam ataupun pasif, tapi netralisme berarti kita harus aktif memberikan rasa aman dan nyaman bagi segenap lapisan masyarakat yang akan menyalurkan hak pilihnya pada Pilkada Kota Tanjungpinang.”

Hal tersebut ditegaskan Komandan Korem (Danrem) 033/WP Brigadir Jenderal TNI Gabriel Lema, S.Sos, kepada ratusan Prajurit TNI, baik Angkatan Darat, Angkatan Laut maupun Angkatan Udara yang mengikuti Upacara Gabungan Prajurit Penjaga Perbatasan, Senin (19/3/2018) pagi di Lapangan Upacara Korem 033/WP, Tanjungpinang, Kepulauan Riau.

Upacara yang diikuti oleh Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) IV, Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, SE, MM, Danlanud RHF Kolonel Pnb M. Dadan Gunawan, ST.MM ini, dimaksud sebagai salah satu media sinergitas TNI di wilayah Kepulauan Riau.

“Kegiatan ini bertujuan agar hubungan dan kerjasama unsur TNI di wilayah Kepri mejadi bertambah erat, sehingga mampu menangkal segala bentuk kejahatan yang mengancam kedaulatan NKRI,” ungkap Jenderal bintang satu ini.

Selesai upacara sebanyak 450 prajurit perbatasan ini berkumpul di Gedung Serba Guna Korem 033/WP untuk mengikuti jam Komandan dari masing-masing orang nomor satu tersebut secara bergantian.

Danrem 03/WP, mendapatkan keaempatan pertama memberikan pengarahan.

Orang nomor sati di jajaran Korem ini pun membuka “kuliahnya” dengan memberikan pujian kepada prajurit TNI AL yang telah berhasil menggagalkan penyelundupan sabu-sabu seberat 1,3 ton.

“Saat ini situasi dan kondisi Kepri secara keseluruhan aman dan terkendali, kondisi ini harus dapat dijaga karena akan berpengaruh kepada pelaksanaan tugas dan segala aspek kehidupan masyarakat. Keberhasilan Lantamal IV menegakkan kedaulatan dan hukum dengan menggagalkan penyelundupan sabu seberat 1,3 ton merupakan salah satu contoh bagaimana TNI hadir untuk memberikan keamanan dan kenyamanan masyarakat Kepri khususnya,” ungkap Gabriel.

Sementara itu, dlam rangka persiapan Pilkada Kota Tnjungpinang, Gabriel menegaskan prajut TNI harus bersikap netral dan tidak berpihak.

“Prajurit TNI harus tetap pegang dan pedomani Netralitas TNI. Netralitas bukan berarti pasif atau diam, kita harus aktif dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat”, ucap tegasnya.

Selanjutnya bergantian baik Danlantamal IV/TPI dan Danlanud RHF memberikan pengarahan. Tiga orang Komandan ini kompak memerintahkan para prajuritnya untuk menjadi penjuru terdepan sebagai pelopor untuk mengatasi kesulitan masyarakat di sekitarnya.

Selanjutnya kegiatan semacam ini akan rutin dilaksanakan dengan bergantian tempat pelaksanaannya.

“Kegiatan ini perlu kita lanjutkan dengan berbagai macam kegiatan misalnya olahraga bersama, sehingga sinergitas TNI dan silahturahmi kita dapat terjaga dengan baik dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas dan tanggungjawab kita sebagai prajurit TNI”, Kata Danlantamal IV/TPI.

Jaya selalu TNI didarat, dilaut dan diudara.