Dilantik Menteri PUPR, Awang Herman Resmi Pimpin PODSI Kepri

BATAMCLICK.COM: Awang Herman, tokoh masyarakat asal Pulau Setokok, Batam, Kepulauan Riau, akhirnya resmi memimpin Persatuan Olahraga Dayung Selurih Indonesia (PODSI) Provinsi Kepri masa bhakti 2017 – 2022.

Dihadapan Gubernur Kepulauan Riau, H Nurdin Basirun, Awang Herman dilantik dan dikukuhkan oleh Menetri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimoeljono, Jumat (2/3/2018) di Hotel Aston, Batam.

 iklan

Dalam sambutannya, Nurdin yakin olahraga dayung akan sukses dan berkembang dibawah kepemimpinan Awang Herman.

“Saya berharap, olahraga dayung terus mencatatkan kesuksesan baik berprestasi maupun pembinaan. Prestasi dengan persembahan emas dalam berbagai iven di lokal maupun nasional dan internasional, karena itu selalu ditunggu masyarakat,” ujarnya.

Ditambahkan orang nomor satu di Kepulauan Riau ini, masyarakat Kepri pada dasarnya tidak asing lagi dengan olahraga dayung.

“Kita sudah sangat akrab dengan laut, setiap hari kita mendayung sampan untuk melakukan berbagai aktifitas, oleh karena itu, kita tak boleh kalah dengan provinsi-provinsi lain,” harapnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Nurdi juga mengatakan, Pemerintah Provinsi Kepri akan memberikan perhatian khusus dalam pembinaan dan pelatihan para atlet secara intensif.

“Dengan demikian, dayung tidak sekedar kebiasaan semata, tapi juga menjadi olahraga yang bisa menghasilkan berprestasi,” harap Nurdin.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakuat (PUPR) yang juga Ketua Umum PODSI, Basuki Hadimoeljono menjelaskan, sebagai keluarga besar PODSI, pihaknya harus bangga karena menjadi pengurus olahraga dayung. Karena sekecil apapun peran seseorang, kalau organisasi ini bisa mengantarkan prestasi merupakan kebahagiaan tersendiri.

“Mudah-mudahan ini bertanda baik, kalau olahraga dayung akan lebih berprestasi ke depannya,” jelas Basuki Hadimoeljono.

Basuki juga berharap, meski diakui kalau organisasi mengalami keterbatasan sarana dan prasarana, tapi itu jangan sampai membuat semangat semuanya menjadi turun. Keterbatasan ini justru harus dihadapi dengan semangat tinggi.

“Itu semua, demi mencapai sukses prestasi dayung,” harapnya.

Pembinaan berkesimbungan yang terus menerus, bisa menghasilkan prestasi. Termasuk iven olahraga Asean Game Agustus 2018 dan juga kejuaraan internasional dayung di Filipina pada 2019 mendatang. Semuanya harus dijawab dengan menyumbangkan prestasi.

“Saya titipkan PODSI pada Gubernur Kepri. Semoga PODSI Kepri semakin maju dan jaya. Saya percaya di bawah binaan pak Nurdin, pemuda pemudi Kepri pasti hebat. Karena hampir setiap hari bertemu dengan lautan,” kata Basuki usai melantik Ketua Pengprov PODSI Kepri terpilih Awang Herman.

Sementara itu, Awang Herman bertekad untuk memajukan olahraga ini.

“Kita targetkan emas pada setiap cabang dan ivent olahraga dayung ini,” katanya.

Awang Herman juga berterima kasih kepada para pengurus PODSI yang telah mempercayai dirinya untuk memimpin PODSI.

“Tanggungjawab ini besar, tapi kita harus yakin, kita bisa. Karena tak ada yang tak bisa kalau kita kompak dan melakukannya dengan ikhlas, sama seperti saat perlombaan, tim yang akan jadi pemenang adalah tim yang kompak mendayungnya dan mengikuti irana gendrang,” tutupnya.(bosanto)