Sinyal Baik dari Sri Mulyani, Kapal BC akan Diberi Mesin Turbo

BATAMCLICK.COM: Kapolri Jendra Tito Karnavian bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani datang ke Batam, Kepulauan Riau Jumat (23/2/2018), untuk memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran POlri dan Bea dan Cukai Kapei atas keberhasilan mereka menggagalkan penyelundupan 1,6 ton sabu-sabu di perairan Kabupaten Kepulauan Anambas.

“Semoga kehadiran kami di sini, menjadi penambah semangat tersendiri bagi aparat penegak hukum di Kepri dalam menjalankan tugasnya,” ungkap orang nomor satu di jajaran Polri ini.

 iklan

Sementara itu, Sri Mulyani juga mengatakan hal yang sama. Bahkan menteri keuangan ini memberikan sinyal dan harapan baik bagi para penjaga laut terdepan NKRI.

“Kapal patroli Bea dan Cukai harus diberikan mesin cepat, sehingga sebelum kapal penyelundup ari ke perairan internasional, petugas kita sudah bisa menangkapnya,” jelas Sri Mulyani.

Saat memulai pembicaraannya, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini, terharu dengan kondisi Indonesia yang dijadikan sarang narkoba, oleh gembong-gembong narkoba dunia.

“Hari ini ialah hari yang menyedihkan,” kata Sri Mulyani dengan suara lirih.

Dipaparkannya, pada tahun 2017, sabu seberat 2,132 ton merupakan hasil pengungkapan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan jajaran POlri dalam rentang waktu satu tahun.

“Tapi tahu 2018 ini, baru dua bulan saja, petugas kita sudah mengamankan sabu sebanyak 2,932 ton. Ini kondisi yang sangat menyeramkan,” ujarnya.

Untuk itu, ia berharap, kepada seluruh rakyat Indonesia untuk berperan aktif membantu aparat penegak hukum, dalam memerangi narkoba.

“Masyarakat haru ikut berpartisipasi, karena narkoba ini, musuh kita semua, ia mampu merusak generasi kita,” tutupnya.(andi pratama)