DPRD : 50 Persen Pekerja Asing di Karimun BODONG!

BATAMCLICK.COM: Dari hasil Infeksi Mendadak (Sidak) yang dilakukan oleh para anggota DPRD Kabupaten Karimun, khususnya Komisi 1, diketahui alau hampir setengah dari tenaga kerja asing, yang bekerja di Kabupaten Karimun, tidak memiliki dokumen kerja, alias TKA bodong.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Karimun, Bhakti Lubis kepada BatamClick.Com.

 iklan

“Temuan kita pada 2017, hampir 50 persen TKA itu tak memiliki dokumen kerja, tapi mereka dipekerjakan,” jelanya.

Bahkan, lanjut Bhakti, para pekerja ini ditempatkan di posisi-posisi pekerja kasar.

“Ini jelas melanggar undang-undang,” timpalnya.

Sementara itu, dalam hal ini Dinas Tenaga Kerja diharapkan dapat melakukan pengawasan kembali terkait ini.

“Kita pernah temukan seperti di kapal isap timah yang pernah kita lakukan dulu, dalam satu kapal saja pekerjaan buruh kasar justru di rekrut di Karimun, sayangnya dalam tekhnis data yang di kirimkan disebut sebagai bekerja sebagai enginering bahkan jumlahnya hampir belasan di satu kapal, aneh juga dalam satu kapal jabatan enginering sampai belasan orang,” tambah Bhakti.

Keterangan Bhakti jelas memastikannya maraknya tenaga kerja asing yang diduga tidak mengangtongi dokumen yang sah.

Namun untuk memastikan, ia meminta agar pengawasan masuknya tenaga Kerja Asing di Karimun untuk di tingkatkan.

“Pengawasan terhadap agen penyalur tenaga kerjanya harus di tingkatkan, jangan sampai pekerjaan buru kasar saja di Karimun di kerjakan oleh tenaga asing, jelas akan memicu konflik dikemudian hari,” tutupnya.(mita)