Sah, Bank Syariah Kepri Riau Berdiri

 

Batamclik – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kepri TS Arif Fadillah mengungkapkan rasa bahagianya dengan rencana pendirian bank syariah di Tanjungpinang. Pengembangan ini merupakan salah satu yang dibicarakan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) 2017 dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) 2018, di Ballroom Dang Merdu Lantai 4, Gedung Menara Dang Merdu Bank Riau Kepri (BRK).

“Satu kebahagiaan kita dalam kali ini akan dibangun Bank Syariah Kepri Riau. Berpusat di Tanjungpinang,” kata Arif, Sabtu (10/2), usai menghadiri RUPS di Pekanbaru.

Menurut Arif, antara Septemer-November tahun ini, Bank Syariah Kepri Riau akan mulai beroperasi. Berdirinya bank ini, kata Arif tak lepas dari tingginya animo masyarakat Kepri terhadap bank syariah.

RUPS ini dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim, Dirut Utama BRK Irvandi Gustari beserta jajaran, Komisaris BRK Mambang Mit. Dari Kepri hadir Bupati Bintan Apri Sujadi, Bupati Anambas Abdul Haris, Bupati Natuna Hamid Rizal, Penjabat Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza, Sekda Batam Jefridin, Sekda Karimun serta kepala daerah se Riau.

Menurut Arif, para pemegang saham setuju dengan segera beroperasinya Bank Syariah Kepri Riau ini. Dia sangat berharap agar bank ini bisa menumbuhkembangkan usaha masyarakat. Dukungan masyarakat Kepri pun sangat diharapkan.

“Sesuai keinginan bahwa kita punya bank atas nama kita. Semakin menyatukan Riau dan Kepri,” kata Arif.

Arif yakin Bank Syariah Kepri Riau semakin memacu dan memicu pertumbuhan ekonomi di Kepri.

Dalam kesempatan terpisah, Dirut Bank Riau Kepri Irvandi Gustari mengatakan urusan pendirian Bank KepriRiau Syariah ini sudah selesai termasuk dengan Otoritas Jasa Keuangan dan pihak-pihak lainnya.

“Berpusatnya di Tanjungpinang. Kita sama-sama memiliki,” kata Irvandi, Sabtu dinihari.

Irvandi juga menyebutkan bahwa cabang-cabangnya akan dibuka di Riau. Karena hal ini semakin menyatukan Kepri dan Riau.

Dalam RUPS itu disebutkan BRK berhasil membukukan laba tahun buku 2017 sebesar Rp 454,3 miliar dan angka tersebut lebih tinggi dari tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp 452,9 miliar. BRK juga telah berhasil menumbuhkan aset dari Rp 21.22 triliun pada akhir tahun 2016 menjadi Rp 25,492 triliun pada akhir tahun 2017 atau bertumbuh sebesar Rp 4,3 triliun

Dari sisi keuntungan, laba yang dihasilkan oleh BRK tumbuh sebesar 0,34 persen. Hal ini jauh lebih baik pada kondisi perbankan nasional khususnya pada buku II yaitu pertumbuhan laba minus 14.92 persen pada tahun 2017.

Dari sisi kredit, Bank Riau Kepri pada tahun 2017 bertumbuh sebesar 3,06 persen yaitu dari Rp 15,08 triliun bertumbuh menjadi Rp 15,54 triliun. Prestasi pertumbuhan kredit ini diraih jauh lebih baik pada kondisi perbankan buku II secara nasional yaitu bertumbuh minus sebesar 8,92 persen.(bos)

 

Mungkin Anda juga menyukai