Antisipasi Kejahatan, Bhabinkantibmas Gandeng RT dan RW

BATAMCLICK.COM: Sejumlah ruas jalan di wilayah Batam Kota menjadi titik kemacetan saat jam-jam sibuk, seperti jam berangkat dan pulang kerja serta anak sekolah.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Kapolsek Batam Kota, Kompol Firdaus, menurunkan sejumlah personil dan Bhabinkantibmas ke titik-titik rawan kemacetan tersebut. Salah satunya di simpang empat perumahan GNP Cikitsu, Agung Swalayan dan Dotamana.

 iklan

Setiap pagi dan sore, Brigadir Danu SEW, Bhabinkantibmas Kelurahan Belian, sigap mengatur arus lalulintas di jalan tersebut.

“Ini sudah menjadi tugas kami, membantu masyarakat agar terhindar dari kemacetan, apalagi kecelakaan lalulintas,” ungkap Danu.

Namun, ia mengaku masih miris dengan kurangnya kesadaran masyarakat dalam keselamatan lalulintas.

“Ya, masih banyak pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm, terutama ibu-ibu dan pelajar,” jelasnya.

Untuk itu, ia mengimbau kepada seluruh masyarakat Belian dan sekitarnya, agar senantiasa taat lalulintas.

“Gunakanlah helm, karena helm itu untuk menjaga kepala kita, kalau hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Kepada para orang tua yang memperbolehkan anaknya membawa sepeda motor ke sekolah, tolong tiap pagi diingatkan, atau diwajibkan,” tegasnya.

Sebagai Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, Danu juga memberikan imbauan-imbauan kepada masyarakat Kelurahan Belian khususnya, dan kota Batam umumnya, agar juga menjaga keamanan lingkungannya.

“Kami terus mengajak RT dan RW untuk bersama-sama menciptakan dan menjaga keamanan di lingkungan pemungkiman mereka,” papar Danu.

Sebagai komitmen penerapan tersebut, Danu bersama RT dan RW se-Kelurahan Belian, membuat spanduk imbauan yang dipasang di depan-depan perumahan dan pemungkiman.

“Mudah-mudahan dengan adanya spanduk-spanduk tersebut, pelaku-pelaku kejatan yang akan beraksi, mengurungkan niatnya,” harap Danu.

Selain itu, Danu juga mengimbau agar masyarakat menggunakan kunci ganda kendaraan pada saat terparkir, dan jangan meninggalkan barang-barang berharga di kendaraan baik motor maupun mobil.

 

“Jangan berpakaian mencolok atau menggunakan perhiasan berlebihan, guna menjaga keamanan dan keselamatan anda dan sekeliling anda,” katanya.

Masyarakat juga harus tanggap, jika ada warga baru, atau tamu, Danu berharap agar bisa diimbau untuk melapor ke RT dan RW.

“Jangan cuma Ketua RT dan RW saja yang bergerak, masyarakat juga harus tanggap dan pro aktif, karena ini untuk keselamatan seluruh warga, bukan keselamatan Ketua RT dan RW,” jelasnya.

Dengan cepat tanggap tersebut, bukan hanya tindak kejahatan maling, rampok saja yang bisa diantisipasi, tapi peredaran narkoba dan terorisme juga bisa dihindari.

“Ya intinya, kalau semua orang tanggap dan peduli pada lingkungannya, maka akan semakin kecilah ruang gerak pelaku kejahatan,” tutup Danu.(bosanto)

 

Lihat Videonya: