Jauhkan Sifat SMS

Baramclik: Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengajak untuk menjauhi sifat SMS (Susah melihat orang senang dan senang melihat orang susah). Hidup ini sebaiknya kata Nurdin, tidak saling menyalahkan, namun lebih baik saling membantu untuk membuat semuanya menjadi semakin baik.

“Jauhilah sifat itu dari dalam diri kita, maka berkah akan datang sendiri,” kata Nurdin saat Safari Subuh di Masjid Darul Magfirah, Perumahan Griya Permata Batu Aji, Sagulung, Minggu (11/2).

 iklan

Di penghujung pekan ini, selain di Darul Magfirah, Nurdin juga bersafari subuh di Masjid Al-Amal Desa Teluk Bakau, Kabupaten Bintan, Sabtu (10/02).

Nurdin selalu mengajak seluruh umat muslim untuk memenuhi masjid di setiap waktu salat tiba, dan jangan datang ke masjid jika hanya menghadiri acara.
“Begitu dengar azan, tinggalkan semua pekerjaan, dan pergi ke masjid untuk salat berjamaah,” tegas Nurdin.

Menurut Nurdin, dengan salat berjamaah, sangat banyak sekali manfaat yang diperoleh, antara lain meningkatkan silaturrahmi. “Selain silaturrahmi, kita mendapat berkah yang sangat banyak pada salat berjamaah, apalagi salat Subuh,” tambah Nurdin.

Dalam kesempatan itu di Teluk Bakau, Nurdin berpesan kepada orangtua dan anak-anak agar bijak dalam memanfaatkan gadget. Alat komunikasi tersebut jika digunakan dengan bijak maka akan bermanfaat sebagai media untuk memperoleh banyak ilmu pengetahuan baik melalui bacaan, tontonan edukasi, serta permainan yang dapat mengasah kemampuan berpikir mereka.

Namun jika penggunaannya tidak terkontrol maka pengaruh gadget sangat berbahaya untuk kesehatan dan tumbuh kembang anak-anak.

“Anak-anakku kalau pakai handphone jangan pakai hanya untuk main game, tapi gunakan juga untuk mencari informasi yang bermanfaat. Untuk orangtua agar selalu mengawasi anak-anaknya agar tidak terkena imbas negatif dari perkembangan teknologi,” ujar Nurdin.

Anak-anak menurut Nurdin merupakan generasi penerus bangsa ini. Merekalah yang akan melanjutkan pembangunan di negeri ini dan akan menjadi pemimpin bangsa di masa mendatang.

Oleh karena itu didikan orangtua memegang peranan penting dalam mencetak generasi-generasi yang cerdas, berprestasi dan berakhlak mulia. Bangsa ini akan maju dan makmur sangat bergantung pada kualitas generasi mudanya.

“Saya titip anak-anak ini kita ini. Dekatkan mereka dengan pendidikan agama disamping pendidikan formal yang didapatkan di sekolah. Dengan fondasi iman yang kuat, InsyaAllah mereka akan tumbuh menjadi pemimpin yang bijaksana dan membawa kemakmuran bagi negeri yang kita cintai ini,” pesan Nurdin kepada orangtua dan guru pesantren yang hadir.(bos)