8 Tersangka Penyelundupan Narkotika Ini Terancam Hukuman Mati

BATAMCLICK.COM : Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepri melakukan pengungkapan empat kasus peredaran narkoba, dengan total barang bukti mencapai 3.761,83 gram sabu dan 40 ribu butir ekstasi.

BACA: Balai POM di Batam: Obat yang Mengandung DNA Babi Sudah Ditarik

Dari barang bukti tersebut, petugas juga mengamankan delapan orang tersangka.

Kepala BNNP Kepri, Brigjen Pol Richard Nainggolan mengatakan semua pengungkapan kasus ini bermula dari adanya informasi yang disampaikan warga, dan langsung dilakukan penyelidikan serta penangkapan.

“Kita mendapatkan informasi, bahwa akan ada transaksi narkoba jenis ekstasi, kemudian dilakukan pengintaian dan penyelidikan selama beberapa waktu berapa tim terkait,” jelasnya.

BACA: Menteri Dalam Negeri Tunggu Surat dari Dewan Soal Calon Wagub Kepri

Setelah itu, tambahnya, pihaknya menunggu para tersangka melakukan transaksi terlebih dahulu. Selanjutnya langsung dilakukan penangkapan.

“Semua barang, berasal dari Malaysia dan rencananya akan dibawa ke Jakarta. Dari Malaysia, pelaku mencoba menyusup melalui pelabuhan-pelabuhan tikus (Ilegal) yang ada di Batam. Namun berkat kerjasama yang bagus kita langsung tegah,” jelasnya.

Ketika disinggung apakah para tersangka merupakan sebuah jaringan internasional, dengan jelas Richard mengamininya.

“Iya mereka ini semua masuk dalam sebuah jaringan internasional. Namun siapa pemilik barangnya, masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” tambahnya.

Berikut para tersangka;

1. Selasa (30/1), sekira pukul 14.00 WIB di Bandara Hang Nadim, Batam.

Petugas Bea dan Cukai mengamankan 1 (satu) orang laki-laki atas nama AT (24 Thn) WNI, karena kedapatan membawa Narkotika Golongan I jenis Sabu seberat bruto 1.282 (seribu dua ratus delapan puluh dua) gram, yang disembunyikan di rice cooker.

Ancaman hukuman;
Atas perbuatannya tersebut tersangka AT dikenakan pasal 114 ayat (2), pasal 112 ayat (2) UU RI No.35 Tahun 2009 dengan hukuman maksimal hukuman mati atau seumur hidup.

BACA: Menkominfo Bakal Tindak Tegas Akun Penyebar Konten Negatif

2. Minggu (4/2) sekira pukul 08.00 WIB.

BNN Provinsi Kepri mengamankan 4 (empat) orang laki-laki atas nama L (30 Thn) WN Malaysia, B (38 Thn) WN Malaysia, N (24 Thn) WN Malaysia dan T (31 Thn) WN Malaysia karena kedapatan membawa Narkotika Golongan I jenis Ekstasi sebanyak ± 40.000 (empat puluh ribu) butir, dengan 2 (dua) DPO inisial AH WN Malaysia dan SS WNI.

Dari hasil interogasi terhadap tersangka diketahui Ekstasi tersebut berasal dari Malaysia dan akan dibawa ke Jakarta.

Ancaman hukuman;
Atas perbuatannya tersebut tersangka L, B, N dan T dikenakan pasal 114 ayat (2), pasal 112 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 dengan hukuman maksimal hukuman mati atau seumur hidup.

3. Minggu (4/2) pukul 17.30 WIB, Tanjunguncang

Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepri mengamankan 1 (satu) orang laki-laki atas nama F (27 Thn) WNI, kedapatan memiliki Narkotika Golongan I jenis Sabu seberat bruto 1.011 gram.

Dari hasil interogasi terhadap tersangka diketahui tersangka F mendapatkan Sabu tersebut dari Saudara H (DPO) warga negara Indonesia yang berada di Malaysia.

Sabu tersebut dibawa ke Batam dari Malaysia oleh H (DPO) lalu diletakkan di Pantai Tanjung Bemban, Kecamatan Nongsa, Kota Batam.

Ancaman hukuman;
Atas perbuatannya tersebut tersangka F dikenakan pasal 114 ayat (2), pasal 112 ayat (2) UU RI No.35 Tahun 2009 dengan hukuman maksimal hukuman mati atau seumur hidup.

4. Senin (5/2) pukul 07.30 Wib di Sei Harapan

Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepri mengamankan 2 (dua) orang laki-laki atas nama SU (51 Thn) WNI dan M (39 Thn) WNI.

Mereka diketahui memiliki Narkotika Golongan I jenis Sabu seberat bruto 1.468,83 gram.

Atas perbuatannya tersebut tersangka SU dan M dikenakan pasal 114 ayat (2), pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 dengan hukuman maksimal hukuman mati atau seumur hidup. (Iman Suryanto)

BACA BERITA SELENGKAPNYA DI SINI

Mungkin Anda juga menyukai