Terowongan Pelita Retak, Jalan ke Seraya Ditutup?

Kadishub Batam, Yusfa Hendri bersama Wakasat Lantas Polresta Barelang, AKP Kartijo meninjau ke Terowongan Pelita.

BATAMCLICK.COM: Menanggapi tentang retaknya langit-langit Terowongan Pelita, Batam, Kepulauan Riau, Walikota Batam HM Rudi MM, langsung memerintahkan Kadis Perhubungan Kota Batam, untuk meninjau dan mengambil tindakan secepatnya, jika diperlukan.

“Pak Wali langsung merespon dan menugaskan saya lihat langsung,” ungkap Kadis Perhubungan Kota Batam, H Yusfa Hendri.

 iklan

Yusfa pun berangkat bersama dengan Wakasat Lantas Polresta Barelang, AKP Kartijo.

“Kalau memang kondisinya parah, tadi kita koordinasi dengan Pak Kartijo akan menutup jalan dari Batuampar ke Baloi dan dari Baloi ke Batuampar, karena beban terowongan itukan dari jalan yang ada di atasnya,” jelas Yusfa.

Namun, setelah dilihat dengan teliti dan dari dekat, pas di bawah retakan-retakan langit-langit tersebut, ternyata, garis-garis itu merupakan semen tambalan atas retak rambut yang memang sudah ada sejak awal terowongan itu dibikin.

“Itu semen tambalan, seperti semen dempul lah, hanya saja, mungkin karena cuaca, dempulan itu mulai nimbul, jadi terlihat seperti retakan besar. Padahal dempulan itu memang untuk menutupi retak rambut,” jelasnya.

Penutupan jalan di atas terowongan pun tak jadi dilakukan.

“Aman, dan masyarakat Batam kami harap jangan panik apalagi takut, karena memang retak yang ada di langit-langit itu, merupakan retak rambut,” jelasnya.

Kendati demikian, Yusfa mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan BP Batam serta tim teknis, agar bisa dilakukan pengecekan lebih mendalam lagi.

“Kita koordinasi dengan Dinas PU dan BP Batam, agar bisa dicek lebih teliti,” tutupnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Wakasat Lantas Polresta Barelang, AKP Kartijo.

“Itu hanya plasteran dempulnya saja, masih aman dan terkendali,” jelas Kartijo.(bosanto)

 

BACA JUGA:

 

Langit-langit Terowongan Pelita Retak, AWAS AMBLAS!

 

 

Ini Kata BP Batam Tentang Retak di Terowongan Pelita