Pasien Rumah Sakit Dipindahkan, Tasik Digoncang Gempa

BATAMCLICK.COM: Dua ruang di RSUD Banyumas rusak terdampak gempa yang mengguncang sekitar 20 detik pada Jumat (15/12) malam. Atap langit-langit ruangan ambru menimpa sejumlah alat kesehatan.

Ruang yang alami kerusakan itu, yakni Ruang Radiologi dan Ruang Talasemia. Dinding ruang mengelupas dan runtuhan atap langit-langit menimpa alat CT scan dan alat cuci darah.

Wakil Direktur Umum RSUD Banyumas, Bambang Widoyoko mengatakan, pihaknya mengosongkan sementara Ruang Radiologi dan Ruang Talasemia demi keamanan pasien. Menghindari hal-hal yang tak terduga, ruang Teratai kelas 3 yang dekat dengan Ruang Talasemia juga dikosongkan.

Ketika gempa mengguncang, sebanyak 53 pasien dievakuasi. Setelah menunggu hingga satu jam dan tidak terjadi gempa susulan, pasien lantas dievakuasi ke ruang ICU.

“Kami evakuasi ke tempat yang kami rasa lebih aman,” kata Bambang, Sabtu (16/12)

Bambang mengatakan, akan melakukan pemeriksaan kelayakan alat terkait alat-alat yang terkena runtuhan langit-langit. Jika aman, alat tetap akan digunakan untuk pengobatan. Sebaliknya, jika rusak, kemungkinan pasien yang perlu menggunakan alat tersebut akan dirujuk.

“Kita rujuk ke Rumah Sakit Margono Soekarjo Purwokerto,” ujarnya.

Sebelumnya Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengindivasikan adanya gempa berpotensi tsunami yang dirasakan di sejumlah wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Yogyakarta pada Jumat (15/12) malam. Gempa tersebut berkekuatan 6,9 SR dengan episentrum di laut selatan Jawa Barat.

Lokasi gempa berada di 11 kilometer barat daya Kabupaten Tasikmalaya, 45 kilometer barat daya Kota Tasikmalaya, 47 kilometer tenggara Garut, 107 kilometer tenggara Bandung, dan 226 kilometer tenggara Jakarta. Peringatan tsunami akibat gempa di Tasikmalaya sudah dicabut pihak BMKG.

 

 

 

Artikel ini sdah naik di Merdeka

Batam Click

PT. Batam Click One

Mungkin Anda juga menyukai