Warga Ngamuk, Tiga Remaja Lecehkan Sholat

BATAMCLICK.COM: Kelakuan tiga remaja ini memang MBELGEDES, mereka melakukan penistaan agama dengan cara melencengkan gerakan-gerakan shalat. Foto-foto gerakan shalat itu pun diunggah oleh mereka dan disebarluaskan melalui jejaring media sosial Facebook.

Warga Sukabumi digegerkan dengan dugaan penistaan agama oleh tiga remaja asal Kampung Darmaga, Desa Nagrak Utara, Kecamatan Nagrak, Sukabumi, berupa pelecehan terhadap gerakan salat.

 iklan

Kasus tersebut sudah dilaporkan ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi.

Laporan dugaan pelecehan agama tersebut dibuktikan dengan adanya beberapa foto potongan gambar yang diambil dari akun media sosial atas nama Pebi Ikbal Fauji.

 

Seperti dilansir Radar Sukabumi (Jawa Pos Group), dalam foto tersebut menggambarkan tiga orang yakni dua laki-laki dan satu orang perempuan sedang melakukan ibadah salat beralaskan kain.

Namun, dua orang diantaranya menggunakan celana pendek atau tidak menutup aurat. Padahal, menutup aurat menjadi syarat sah salat dalam Islam.

Menyikapi permasalahan ini, Sekretaris MUI Kabupaten Sukabumi Ujang Hamdun mengatakan, perbuatan yang dilakukan setidaknya sudah masuk perbuatan tercela, berlebihan, dan termasuk kufur.

Untuk itu, pihaknya memerintahkan tiga anggota komisi sekaligus guna menindak lanjuti dan mengetahui duduk persoalan kasus tersebut.

“Kita sudah turunkan Komisi Fatwa, Komisi Hukum dan Komisi Amar Ma’ruf Nahi Munkar ke lokasi,” ujar Uha sapaan karib Ujang Hamdun, Senin (11/12).

Ia menjelaskan, pihaknya ingin mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi di lapangan. Apakah dalam kasus ini murni disengaja dan dengan sadar dilakukan, atau ada unsur lain yang mana akan memperkeruh keadaan dengan memerintahkan ketiganya melakukan tindakan tercela.

“Kita belum tahu, masih menunggu yang di lapangan,” tambahnya.

Saat ini, sambungnya, tiga orang terduga penistaan agama itu sudah diamankan pihak kepolisian setempat, dikhawatirkan adanya gelombang massa yang akan melakukan penghakiman kepada ketiga terduga.

“Sudah diamankan oleh MUI Kecamatan Nagrak, soalnya warga sudah banyak yang geram,” imbuhnya.

 

Artikel ini sudah dimuat oleh Pojok Satu News