Keluar dari BCS Mall, Lima Wisatawan Menggigil dan Hampir Terkencing-kencing Dibentak

BATAMCLICK.COM: Walikota, Kepala BP dan Gubernur Kepri, sepakat menjadikan Batam Sebagai Kota tujuan wisata. Namun kesepakatan itu sulit akan terwujud, selagi masih terjadi arogansi-arogansi di lapangan, khusus untuk masalah angkutan umum.

Senin (11/12/2017) sore tadi, sekitar pukul 17.00 Wib, lima wisatawan wanita asal Surabaya, menggil ketakutan dan hampir terkencing-kencing dibentak, dikata-katai bodoh, tolol, goblok dan sebagainya di seputaran BCS Mall.

 iklan

Mereka akhirnya hanya bisa berlinang air mata, dan menenagkan diri di salah satu warung makan di daerah tersebut.

Diceritakan Dy kepada BatamClick.com, sore itu, ia baru saja selesai membawa lima temannya dari Surabaya, berbelanja di BCS Mall.

Lantaran berenam dan membawa belanjaan yang cukup banyak, Dy pun berinisiatif mengorder taksi online.

“Ya kalau pake mobil sedankan nggak muat berenam, apalagi barang belanjaan banyak,” ungkap Dy masih dalam nada trauma

Namun driver taksi online tak ada yang mau menjemputnya, dengan alasan, daerah BCS Mall termasuk daerah yang berbahaya, dan baru-baru imi ada mobil taksi online yang dipecahkan kacanya di daerah tersebut.

“Diangkat sama sopir taksi online tapi mereka juga tak berani, katanya banyak preman di BCS Mall,” sambung Dy.

Alhasil, Dy pun menghubungi sopir taksi resmi langganannya, bukan online, melainkan taksi resmi namun mobil avanza, agar muat.

“Sopirnya suruh kami keluar dari halaman mall, karena dia tak boleh memgambil penumpang di halaman BCS Mall,” jelas Dy.

Dengan menjinjing belanjaan dan menggemdong bayi yang belum setahun, Dy dan teman-temannya pun keluar dari BCS Mall dan menyebrangi jalan raya.

“Pas kami nyebrang itu, ada dua laki-laki yang ngikuti kami, sampai kami nunggu di samping warung bebek bakar juga, mereka masih nungguin kami, saya sudah curiga,” sebut Dy.

Nah, selang lima menit, taksi resmi yang diorder pun datang, mereka pun naik, tapi baru saja jalan beberapa meter, mobil mereka sudah diberhentikan sejumlah orang.

“Dua laki-laki yang ngikuti kami tadi yang pertamanya nyetop mobil kami, terus datang ramai lagi, ada juga sopir taksi lain, ikut marah-marah dan suruh kami keluar,” kata Dy.

Dalam ketakutan Dy dan teman-temannya pun turun dari mobil itu, merekablalu dimaki-maki dan digoblok-goblokin.

“Bodoh kamu, tolol kamu, kamu tak tahu ya taksi online itu illegal, goblok,” kata Dy menirukan kata-kata orang-orang tersebut.

Dy sebenarnya hendak membantah, namun melihat tamu-tamunya sudah ketakutan dan sampai ada yang mau terkencing, akhirnya dia lebih memilih menenangkan tamu-tamunya.

“Kawan-kawan saya itu ada yang sampai pucat mukanya, ada yang menggigil ketakutan sampai mau terkencing, ada yang mangis, pokoknya traumalah mereka,” ujar Dy.

Akhirnya Dy pun mengajak teman-temannya itu istirahat dan menenangkan diri di warung bebek bakar. Sedangkan sopir taksi plat kuning yang menjemput mereka, disuruh pergi setelah dimaki-maki oleh orang-orang tersebut.

“Serem mas, merka maki-maki kayak mau makan orang, ih, malu aku sama teman-teman aku,” tutup Dy.(budis)

 

BERITA TERKAIT

BATAM SEMAKIN TAK KONDUSIF.

Penumpang Dipaksa Turun, Sopir Online Wanita ini Keringat Dingin Dimaki di Kepri Mall