FKUB BATAM, KECAM PELAKU SWEEPING USTAD SOMAD

BATAMCLICK.COM: Aksi sweeping yang dilakukan sejumlah orang terhadap Ustad Abdul Somad, saat hendak memberikan tausiah di Bali, mendapat kecaman dari berbagai pihak dan oraganisasi Islam se-Indonesia, termasuk Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Batam.

Sekretaris FKUB Batam, Khairuddin Nasution dengan tegas mengatakan bahwa FKUB Batam mengecam dengan sangat keras tindakan pihak yang telah mensweeping Ustad Abdul Somad.

 iklan

“Melakukan sweeping dengan membawa senjata tajam, sampai masuk-masuk ke hotel untuk menghalangi ceramah Ustad Somad, itu sudah melanggar hukum, apalagi yang dikejar itu pemuka agama. Sedih saya mendengarnya,” ungkap Direktur LP Pom MUI ini.

Dijelaskan Khairuddin, Ustad Abdul Somad merupakan ulama yang sangat dihormati bagi masyarakat Riau, Kepulauan Riau, Sumbar, Medan bahkan seluruh Indonesia.

“Ustad Somad itu ulama yang tegas, dengan penyampaian-penyampaian yang lebut sehingga dapat diterima oleh Umat Muslim. Semuan yang disampaikan beliau bersumber pada Al Quran dan Hadist, jadi tidak benar jika dikatakan Ustad Somad memecah belah NKRI, justru orang yang mengancam beliaulah yang sesungguhnya telah memecah belah NKRI,” jelas Khairuddin.

Dilanjutkannya, tak ada satu pun dakwah dari Ustad Abdul Somad yang menyinggung pemeluk agama lain.

“Abdul Somad tak pernah menjelek-jelekkan agama lain, apalagi sampai mengislamkan pemeluk agama lain, karena beliau penebar Islam dan Islam itu Rahmatan lil allamin,” jelasnya.

Kendati mengecam secara keras tindakan orang-orang yang telah mengasari Ustad yang kerap mengisi tausiah di Batam, namun Sekretaris FKUB ini tidak ingin gegabah.

“Kami berharap pihak kepolisian dapat menegakkan hukum, terhadap apa yang telah dialami Ustad Somad, sehingga masalah ini tak menjadi lebar dan memecah persatuan dan kesatuan NKRI,” jelasnya.

Khairuddin juga meminta agar umat Muslin, terlebih jamaah-jamaah Ustad Abdul Somad, agar tidak terpancing dengan kejadian tersebut.

“Kita serahkan kepada penegak hukum untuk memproses kasus ini,” tutupnya.(bosanto)