Dalam Sepatu Ketangkul, dalam Anus pun Ketangkap… Pusing Kita

BATAMCLICK.COM: Kalau saja pemeriksaan di Bandara Internasional Hang Nadim Batam tidak ketat dan cermat, mungkin sudah berton-ton narkoba keluar dari Batam menuju kota-kota lain seperti Medan, Jakarta, Surabaya dan lain sebagainya.

Ya, peredaran narkoba di Batam saat ini sudah sangat-sangat meresahkan. Ibarat siaga tempur, siaga terhadap barang haram ini sudah harus berada di tingkat satu, atau Siaga Satu.

 iklan

Tak hanya beredar di Batam, narkoba jenis sabu-sabu yang hingga saat ini belum diketahui asalnya dari mana dan apakah ada pabrik pembuatannya di Batam ini, juga diedarkan di kota-kota besar di Indonesia.

Terbukti dengan maraknya bandar dan kurir markoba yang tertangkap di Bandara Hang Nadim.

Itu baru Hang Nadim, bagaimana dengan Pelabuhan Pelni, atau pelabihan-pelabuhan barang lainnya?

Anwar Sakdan (32) agaknya sedikit kurang nalar. Atau tergiur dengan keuntungan besar di depan mata.

Sudah tahu temannya baru ketangkap bawa sabu-sabu di bandara, eh… Dia malah nekad juga bawa kristal haram itu.

Agar tak tercium petugas, Anwar takengikuti jejak kawannya yang menyimpan sabu dalam sepatu.

Pria asal Bireun Aceh ini,lebih membungkus sabu-sabu itu dalam kapsul karet dan dimasukkan ke dalam anusnya. Wow…

Ia pun mulai memasang muka selambe saat melintas di gerbamg x-ray. Tas ikat punggang dan hapenya dimasukkan dalam kotak melintasi mesin tersebut.

Tapi sepandai-pandainya tupai melompat, tentulah tak selamanya dapat landasan rata.

Nah, begitu melintas di gate metal detector, lampu merah pun menyala, netvjuga menjerit. Tet…

Saat bunyi itu, Anwar langsung panik. Wajahnya berubah pucat pasi. Situasi ini pun membuat petugas curiga berat dengannya.

“Dibawa ke ruang pemeriksaan khusus, kita bongkar sepatunya, kita geledah tubuh nagian luarnya tidak dijumpai narkoba,” jelas Kabid Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Bea dan Cukai Batam, Raden Evy Suhartantyo.

Namun petugas yakin ada yang tak beres di tubuh pria nerambut gondrong ini. Sehinga petugas melakukan pemeriksaan mendetai lagi.

Akhirnya, petugas menemukan sesuatu yang ganjil di anusnya.

“Kita bawa ke RS Awal Bros, ternyata dalam anusnya terdapat tiga kantong sabu-sabu seberat 169 gram.

Selepas dikeluarkan, Anwar dibawa ke KPU Bea dan Cukai Batam. Sebelum akhirnya diserahkan ke Polresta Barelang.

Anwar adalah calon penumpang pesawat Lion Air JT 971 tujuan Kuala Namo, Medan Sumatera utara.(bosanto)