Lagi Diasimilasi untuk Bekerja di Komisi Penangulangan Aids, Mantan Wabub Natuna Meninggal

BATAMCLICK.COM: Mantan Wakil Bupati Natuna, Imalko yang merupakan terpidana kasus tindak pidana korupsi dana hibah ke Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) BP Migas Kabupaten Natuna tahun 2011-2012, meninggal di kediamannya pada Selasa (21/11) siang. Imalko meninggalkan saat bermain bersama anaknya setelah ia mendapat Surat Keputusan Bebas Bersyarat dan menjalani asimilasi.

Kepala Rutan Kelas I Tanjungpinang, Ronny Widiyatmoko membenarkan kabar duka tersebut. Ia mengatakan, bahwa Imalko meninggal tidak di Rutan Kelas I Tanjungpinang, melainkan di kediamannya di Jalan Lembah Purnama, Tanjungpinang. Imalko meninggal dunia saat menjalankan proses asimilasi yang dilakukan oleh Komisi Penanggulangan Aids Daerah (KPAID) Provinsi Kepri.

 iklan

“Yang bersangkutan pada hari ini menerima SK Bebas Bersyarat dan SK Asimilasi, tadi pagi sudah dilakukan serah terima kepada pihak ketiga, KPAID Kepri, sebagai stakeholder melakukan proses asimilasi itu, penyerahannya itu pada jam istirahat tadi, sekitar pukul 11.22 WIB,” kata Ronny saat ditemui awak media di Rutan Kelas I Tanjungpinang.

Ronny menjelaskan, bahwa selama berada di Rutan Tanjungpinang, Imalko tidak ada mengeluhkan penyakit apapun. Hanya saja, Imalko mengaku pernah mengeluhkan sakit gigi. Selain itu, untuk kegiatan sehari-hari di Rutan, Imalko terlihat santai menjalankan kegiatan seperti warga binaan lainnya.

“Tidak ada hubungannya dengan penyakit, apalagi Aids, memang yang membantunya dari KPAID Kepri, karena pengurus KPAID Kepri itu teman-teman almahrum dan almahrum akan dipekerjakan di KPAID Kepri selama masa asimilasi. Almahrum bersih dari penyakit,” tegas Ronny.

 

BACA BERITA SELENGKAPNYA DI HARIAN POSMETRO, TERBIT MALAM INI…

 

Sumber: Posmetro.co