Pecahan 2000 Keluar dari ATM, BRI Akui Teledor

BATAMCLICK.COM: Insiden keluarnya uang pecaham 2000 pada mesin ATM BRI di kawasan Pasar Botania, Batam Kota, Batam, Kepulauan Riau, diakui oleh Pimpinan Cabang BRI, Nagoya, Batam, Rory Lumban Toruan, Senin, (9/10/2017) kepada Situs Kepri (Group BatamClick.com)

Rory juga mengaku terkejut ketika melihat rekaman cctv di ruang ATM tersebut, saat nasabah yang nersangkutan sedang melakukan transaksi penarikan.

“Ya, awalnya kita tak yakin hal itu bisa terjadi, tapi setelah kita memutar rekaman cctv, ternyata benar, dan kami akui ada keteledoran dari pihak kami,” ungkap Rory.

Dijelaskannya proses pengisian uang dalam mesin ATM BRI, dilakukan oleh vendor atau mitra kerja BRI Batam, kendati demikiam, BRI dijelaskannya bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

“Kami sudah mengundang nasabah yang bersangkutan, dan mengembalikan kekurangan uangnya. Saya yakin kejadian serupa tidak akan terulang lagi,” jaminnya.

Untuk vendor, Rory mengatakan pihaknya telah melayangkan surat dan sanksi sesuai perjanjian kerja sama

“Kita kasih sanksi vendornya, karena ini menyangkut nama baik BRI,” sebutnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang nasabah yang melakukan transaksi penarikan uang tunai di ATM BRI di Botania kaget, pasalnya nominal penarikan 50 ribu yang dipilihnya, namun uang yang keluar dari mesin ATM tersebut hanya 2000 rupiah. Padahal mesin ATM tidak ada yang menggunakan pecahan nominal 2000.(cank)