Pagi-Pagi Kimia Farma “Diserbu” Polisi

BATAMCLICK.COM: Jam-jam segini biasanya Apotek Kimia Farma itu lengang dari kunjungan orang, paling hanya dua tau tiga pasien atau keluarga pasien yang menebus resep dari dokter rumah sakit. Tapi Senin (24/9/2017) pagi, kondisinya berbeda. Sejumlah orang datang dan langsung memelototkan matanya ke deretan rak-rak obat yang tertata rapi di toko obat tersebut. Waduh ada apa?

Polres Tanjungpinang menggelar razia obat-obatan hampir diseluruh apotik yang beroperasi di Tanjungpinang, mulai dari Tanjungpinang Kota hingga apotik yang beradai di kota hingga Batu 14.

 iklan

Upaya antisipatif dilakukan guna menjamin keamanan masyarakat dalam mengkonsumsi obat-obatan yang diperjual-belikan. Mengingat belakangan terjadi beberapa kasus peredaran pil PCC yang kerap disebut pil zombie, di kalangan umum.

“Ini wujud antisipasi kita untuk memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa obat-obatan yang dikonsumsi aman dari obat-obatan terlarang. Seperti PCC yang baru-baru ini,” kata Kasat Narkoba Polres Tanjungpinang, AKP Muhammad Jaiz.

Dari hasil razia, petugas tidak menemukan obat-obatan yang menyalahi aturan. Kota Tanjungpinang menurutnya saat ini belum terdeteksi adanya obat-obatan ilegal.

“Sejauh ini kita belum mendeteksi adanya peredaran obat tersebut. Hasil razia kita juga tidak kita temukan. Ini hanya sebagai wujud antisipasi adanya barang-barang tersebut,” ujarnya lagi.

Dalam razia kali ini, terbagi menjadi 12 orang dalam satu tim yang terbagi menjadi dua. Polisi melibatkan Pihak BNN kota dan Dinkes kota Tanjungpinang.

“Kita akan pantau terus kegiatan jual beli obat di apotik-apotik. Karena memang sangat berbahaya Pil PCC itu,” tutupnya.

Sumber: Tribun Batam News