“Anak” Wakil Walikota Batam Ditangkap di Lingga

BATAMCLICK.COM: Sempat berhasil sebelumnya mengelabui pihak Pemprov Kepri dengan mengatasnamakan sebagai orang dekat Sekda Prov Kepri, kini petualangan Muhamad Aldiansyah Syahputra harus berhenti di tangan Kasubag Protokoler Sekda Pemkab Lingga, Indra Syahputra.

Dengan mengaku-ngaku sebagai anak Wakil Walokota (Wawako) Batam, Amsakar Achmad, pelaku Muhamad Aldiansyah berniat menemui Wakil Bupati Lingga, M Nizar. Saat itu lah, Indra Syaputra menemui pelaku dan sempat menanyai keperluan yang bersangkutan.

 iklan

”Pada hari Senin (18/09) dia mengaku sebagai anak Pak Wawako Batam, saat saya jumpa di ruangan Pak Wakil Bupati. Saya tanyakan apa yang mau disampaikan kepada Pak Wakil, karena Pak Wakil (M.Nizar-red) lagi ada tamu. Dia pun memperkenalkan dirilah sebagai anak Pak Amsakar.”

“Karena Pak Wakil masih ada tamu, saya arahkan ke ruangan saya. Di ruangan saya, karena saya tidak tahu anaknya Pak Amsakar itu siapa-siapa saja, saya tanyalah, awak ni anak yang keberapa? Dijawab, anak yang kedua.”

“Saya pun tanya lagi, kapan ke sini. Dia jawab, hari Jumat bang, waktu Pak Muslim (Kaban Kesbangpol Lingga-red) itu meninggal.”

“Katanya, bapaknya nyuruh datang waktu Pak Muslim meninggal itu. Saya bilang, oo iya, tak jumpa pulak kita. Saya tanya lagi, bapak mana? Dijawab nya, tidak balik bang. Saya sekalian mau lihat kampung bapak. Selesai itu, saya pun ngasi tahu lah sama ajudan Pak Wakil. Karena sudah sama ajudan, dia pun dibawa ke Pak Wakil,” Kata Indra seperti yang dilansir Selingga.com.

Indra Syahputra juga menambahkan kalau pihaknya mencoba untuk menyelidiki yang bersangkutan. Dari informasi yang didapat, rupanya Muhamad Aldiansyah sudah pernah bermasalah sebelumnya di Batam dan Tanjungpinang.

“Pak Wakil pun telepon Pak Amsakar. Dijawab Pak Amsakar, tidak ada, anak saya kan perempuan semua. Rupanya dia (setelah jumpa Wakil Bupati Lingga-red) di Bapedda, jumpa Pak Said Parman. Oleh staf nya (staf Said Parman-red) nelpon kasi tahu. Jadi saya panggil lagi ke kantor. Di situ kita luruskan. Dari informasi yang didapat, anak ini rupanya sudah bermasalah di Batam. Kita coba koordinasi ke Batam,” papar Indra Syahputra.

Pihak Indra Syahputra pun sempat kesulitan ketika Muhamad Aldiansyah ditanyakan alamat sebenarnya, selalu berubah-ubah.

”KTP tidak ada, identitas lain pun tidak ada.Tinggalnya pun berubah-ubah.Tinggal awal (ngaku nya -red) di Batam. Ditanya lagi, dia bilang tinggal di Tanjungpinang. Ketika didesak-desak lagi, di FB nya beralamatkan di Palembang. Ditanya tentang kota Palembang, dijawab di Karimun pulak,” tambah Indra.

Indra pun menambahkan kalau ketika diserahkan ke pihak Kepolisian setempat, didapat informasi kalau yang bersangkutan memang sebelumnya sudah bermasalah di Tanjungpinang.

”Akhirnya kita serahkan ke Kapolsek. Kebetulan di polsek, informasinya dari Tanjungpinang, ada masalah juga, penipuan. Waktu itu dia ngaku sebagai orang dekat Pak Sekdaprov Kepri. Dan dilaporkan ke Polsek juga.” papar Indra Syahputra.

Sementara itu, Kapolsek Daik, Iptu Sugianto saat di hubungi via telepon selular, membenarkan kalau pelaku atas nama Muhamad Aldiansyah merupakan DPO dari Tanjungpinang.

”Dia ini (Muhamad Aldiansyah-red) DPO Tanjungpinang. Dia dilaporkan di Tanjung-Pinang. Kalau disini, karena belum ada korban (yang melaporkan-red), jadi kita kirim ke Tanjungpinang. Kita melakukan pengamanan, karena dia ngaku-ngaku (anak pejabat-red), itu saja. Laporannya sudah ada di Tanjung pinang, dan saat ini sudah dibawa ke Pinang,” kata Iptu Sugianto.