Indonesia Vs Malaysia, Hanya 10 Ribu WNI yang Bisa Masuk

BATAMCLICK.COM:  Partai panas akan tersaji saat laga antara Tim Nasional (Timnas) U-22 kontra Malaysia pada babak semifinal cabang sepakbola SEA Games yang akan digelar di Stadion Shah Alam, Selangor, Sabtu (26/8) malam pukul 19:45 WIB

Menang lawan Malaysia cukup penting bagi Garuda Muda, tidak saja bisa meloloskan ke partai final, tapi juga bisa melampiaskan kekesalan masyarakat Indonesia karena kasus bendera terbalik. Hal itulah membuat laga akan panas.

Bisa jadi, dengan tingginya tensi pertandingan, emosi pemain akan terpancing, seperti yang sudah terjadi di beberapa laga sebelumnya. Kondisi ini disadari oleh pelatih Timnas U-22, Luis Milla Aspas.

Luis Milla, menyebutkan tidak bakal menggunakan tiga bek saat pertandingan semi-final melawan Malaysia. Alasannya, formasi tersebut terlalu berisiko. “Saya berharap semifinal menjadi pertandingan yang bagus. Saya berharap Indonesia dan Malaysia menikmati pertandingan,” ujarnya.

Ia menegaskan, bahwa laga semifinal sama dengan laga-laga sebelumnya. “Kami menghadapi semifinal seperti pertandingan lain, pertandingan demi pertandingan, dan semua seperti pertandingan final. Indonesia punya banyak suporter di sini dan saya yakin pertandingan akan bagus,” katanya.

Timnas U-22 saat laga lawan Malaysia, tanpa tiga pemain pilar yaitu Hansamu Yama, Muhammad Hargianto, dan Marinus Wanewar karena terkena sanksi akumulasi kartu. Sebaliknya, Malaysia akan menghadapi Timnas Indonesia U-22 dalam keadaan yang lebih bugar. Hal ini lantaran Harimau Muda terakhir kali melakoni penyisihan grup saat mengalahkan Laos 3-1, Senin (21/8) lalu.

TAK GENTAR’

Meski Malaysia lebih segar tidak membuat gelandang Timnas U-22 Evan Dimas gentar menghadapi tuan rumah. “Demi harga diri bangsa, kami pemain harus mati-matian melawan Malaysia nanti. Timnas harus menang!” ucapnya.

Evan sama sekali tidak merasa khawatir dengan teror suporter tuan rumah yang akan mendominasi tribune stadion. “Apapun kondisinya kami harus siap,” tandasnya.

Pelatih Malaysia, Kim Swee menilai yang membahayakan dari Tim Merah Putih adalah kekompakan pemain. “Ada pemain baru dalam skuat mereka. Setelah pertandingan ke pertandingan, mereka sudah bisa membentuk kekompakan tim,” tegasnya. .

Kim Swee mengaku tidak akan anggap remeh Indonesia, meski di pertemuan terakhir, Malaysia bisa meraih kemenangan atas Tim Garuda Muda.`

“Seperti diketahui kita bisa melihat Indonesia membaik dan jika diamati di penyisihan grup, mereka berhasil menahan Thailand dan Vietnam. Itu menunjukkan mereka tidak boleh dipandang sebelah mata,” kata Ong Kim Swee.

Pihak panitia penyelenggara pun sudah menetapkan kuota tiket untuk suporter Indonesia untuk babak semi-final . Permohonan tambahan kuota yang diajukan manajemen timnas Indonesia ditolak oleh pihak penyelenggara.

“Kami minta 30 ribu tetapi ditolak, bahkan menambah 5000 saja tidak bisa. Kuota tetap 10.000 saja bagi suporter Indonesia,” kata Endri Erawan, manajer timnas Indonesia.

Endri mengatakan, Tim Garuda Muda tidak akan terpengaruh dengan teror suporter lawan yang kemungkinan besar bakal hadir lebih banyak. Tetapi dia berharap dukungan suporter Indonesia nantinya mampu menaikkan moral Evan Dimas Darmono dan kawan-kawan.

“Kondisi kami sangat baik sekarang. Pemain sepertinya sudah sangat siap, apalagi besok Indonesia menggunakan jersey warna merah,” ungkapnya.

Sumber: Poskota

Batam Click

PT. Batam Click One

Mungkin Anda juga menyukai