Marquez Ngamuk Setelah Jatuh 2 Kali

BATAMCLICK.COM:  Juara dunia asal Spanyol, Marc Marquez, marah kepada diri sendiri akibat terjatuh dua kali pada sesi Free Practice 2 (FP2) MotoGP Inggris, Jumat (25/8). Pada sesi itu, Cal Crutchlow yang tampil dengan livery anyar, muncul sebagai yang tercepat.

Marquez kali pertama terjatuh saat sesi latihan kedua baru berjalan empat menit. Ia highside di Tikungan 4. Terlihat sedikit kesakitan, tetapi pembalap Repsol Honda itu mampu berjalan dan kembali ke pit box.

 iklan

Kendati demikian, insiden kecelakaan itu rupanya tak mengganggu Marquez. Pada pertengahan sesi, ia merebut posisi teratas dan bertahan cukup lama, setidaknya menjelang menit-menit akhir.

Pembalap Repsol Honda itu mengalami highside di Tikungan 4 pada menit awal sesi FP2, Jumat (25/8). Terlihat sedikit kesakitan, tetapi Marquez mampu berjalan dan kembali ke pit box.

Ia lalu melanjutkan sesi dengan menggunakan motor kedua. Namun, Marquez terjatuh lagi, kali ini di Tikungan 13 menjelang berakhirnya latihan kedua. Pembalap berjuluk The Baby Alien itu akhirnya menutup FP2 di posisi kelima, atau lebih lambat 0,714 detik dari pembalap tercepat Cal Crutchlow (LCR Honda).

“Kecelakaan pertama adalah kecelakan besar. Itu benar-benar mengubah rencana latihan, karena kami terbatas dan hanya bekerja pada satu motor saja. Tentu saja, saya marah kepada diri sendiri. Tetapi hanya rencana latihan, karena kami bertarung untuk kejuaraan dan kami perlu mengendalikan risikonya,” sesal Marquez seperti dilansir Motorsport.

“Saya bisa mengerti kecelakaan kedua, karena saya menekan. Tetapi yang pertama, saya perlu memperhatikan ban yang masih dingin, karena mungkin saya terlalu percaya diri. Saya merasa baik ketika keluar dari garasi. Itu adalah kesalahan saya, karena tidak memperhitungkan berada di Silverstone dengan ban belakang hard,” lanjutnya.

Dua kecelakaan dalam satu sesi latihan yang dialami Marquez, rupanya mendapat perhatian dari Crutchlow. “Jika itu orang lain, maka dia akan cedera patah kaki dan dislokasi bahu! Saya tidak tahu bagaimana dia lolos begitu saja,” bilang pembalap LCR Honda itu.

“Dan kemudian, dia kecelakaan lagi. Motornya hampir menabraknya. Tetapi dia masih bisa menghindar. Jika orang lain, mungkin akan tertabrak. Itu menunjukkan bagaimana cepatnya dia dan juga ketangguhannya…bagaimana dia tangguh untuk bangkit dari kecelakaan dan langsung melaju kencang,” tutur Crutchlow lagi.

Crutchlow, sejak memimpin pada empat menit tersisa, menjadi satu-satunya pembalap yang menembus waktu di bawah 2 menit 01 detik.

Tepatnya 2 menit 00,897 detik. Catatan waktu Crutchlow tak dapat disamai apalagi dipatahkan para pembalap lainnya. Begitu pula Valentino Rossi yang harus puas menempati posisi kedua, lebih lambat 0,241 detik.

Sumber: Pojok Satu