LPJ Tak Lengkap, Pembangunan Anambas Tinggal Asap

BATAMCLICK.COM: Pencairan dana desa yang menjadi impian masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) ternyata menuai berbagai persoalan. Untuk tahun 2017 ini, dari 52 desa yang terekam akan mendapatkan dana segar tersebut, ternyata baru 18 desa saja yang telah diglontorkan, sisanya masih “asap”.

Kepala Badan Keuangan Daerah KKA, Azwandi membenarkan hal tersebut, menurutnya pencairan dana untuk 34 desa lagi masih dalam proses.

“Terus kita gesa, saat ini masih dalam proses,” ujarnya menjawab batamclick.com baru-baru ini.

Menurutnya ada beberapa hal yang membuat dana desa tersebut tertahan di keuangan daerah, salah satunya desa-desa yang mengajukan permohonan belum melengkapi berkas persyaratan.

“Ada beberapa desa yang sampai saat ini belum memberika Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) penggunaan dana desa tahun 2016, bagaimana mau kita cairkan anggaran 2017, kalau LPJ 2016 saja belum diserahkan, kami menyalahi aturan nanti,” papar Azwandi.

Padahal dijelaskannya, dengan lambatnya pencairan dana desa ini, maka pembangunan KKA akan terganggu.

“Dana desa inikan tujuannya agar pemerataan pembangunan hingga ke desa-desa, kami tidak bermaksud menahannya, tapi kalau tak sesuai prosedur, kami juga bisa untuk mengeluarkannya,” sebut Azwandi.

Sementara itu, Bupati KKA, Abdul Haris dengan tegas meminta kepada seluruh kepala desa yang hingga saat ini belum melengkapi persyaratan khususnya LPJ anggaran danabdesa 2016, agar segera diselesaikan.

“Kepala Desa mesti segera selsaikan LPJ dan ajukan pencairan dana desa 2017, agar pembangunan segera dilakukan,” ungkap Haris.

Pihaknya pun memerintahkan Badan Keuangan Daerah (BKD) untuk membantu mempermudah dalam proses pencairan. Pasalnya saat ini dana sudah ada di BKD, tinggal dicairkan saja.

“Dananya sudah ada jadi segeralah
lakukan pencairan jangan menunggu-menunggu lagi, kalau ada kepala desa yang tak tahu atau tak paham bikin LPJ, BKD harus bantu, kalau tak seperti itu, tak selesai-selesai, pembangunan pun terhambat,” tegasnya.(Ruri)