Ow… Perih Usai Intim?

BATAMCLICK,SEHAT: Sebagian besar wanita pasti pernah mengalami rasa nyeri dan sakit setelah “bercinta” dan tidak jarang mereka menganggap ini adalah hal yang normal-normal saja.

Akan tetapi jika rasa sakit ini berlangsung sangat lama atau sangat sering terjadi maka Anda perlu cari tahu apa sebenarnya yang sedang terjadi pada tubuh Anda.

 iklan

Berikut ini beberapa alasan mengapa Anda merasa sakit setelah “bercinta”, seperti dilansir laman Yourtango, Kamis (12/1).

1. Uretritis

Jangan menjadi bingung dengan infeksi saluran kemih (ISK), meskipun sensasinya sama. Uretritis adalah peradangan uretra yang disebabkan bakteri masuk.

Kadang-kadang bakteri terkait dengan infeksi menular seksual tapi kadang-kadang ISK non-bakteri pelakunya. Tanpa pengobatan, hal ini akan membuat Anda merasa sakit saat buang air kecil setelah berhubungan seks.

Jika diabaikan, maka akan semakin memburuk. Rasa terbakar bisa terjadi beberapa hari setelah hubungan seksual. Kondisi ini bisa diatasi dengan antibiotik.

2. Infeksi kandung kemih

Seperti disebutkan sebelumnya, Urinary Tract Infection (Infeksi Saluran Kencing) merupakan hal yang umum di kalangan wanita. Anda bahkan mungkin merasa nyeri sedikit di sekitar area ginjal saat Anda buang air kecil.

Seringkali wanita tidak hanya akan merasa seperti sakit saat harus buang air kecil, tapi mereka akan sering merasa perlu untuk buang air kecil lebih sering tapi tanpa alasan.

Antibiotik adalah pengobatan yang paling umum untuk UTI.

3. Infeksi seksual menular

Kadang-kadang Anda akan merasa sakit saat buang air kecil dan alasannya karena infeksi menular seksual. Beberapa infeksi menular seksual (IMS) yang menyebabkan Anda sakit ketika kencing adalah:

-Sinanga.
-Kutil kelamin.
-Sipilis.
-Gonorea.
-Chlamydia.

4. Teknik yang tidak benar

Selalu ingat untuk menetapkan aturan sebelum aktivitas seksual berlangsung. Misalnya, membiarkan pasangan Anda tahu bahwa Anda ingin menikmati seks namun juga memiliki seks yang aman pada saat yang sama.

5. Hormon tidak seimbang

Hormon tidak seimbang bisa menyebabkan darah menyeberang memasuki urine atau kekeringan Ms. V. Jika Anda baru saja memiliki anak, perubahan hormon bisa menjadi penyebabnya.(*)